Kemendag Genjot Distribusi Minyakita, Wamendag Dyah Roro: Stok Pasar Rakyat Dipastikan Aman

KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) mengoptimalkan distribusi Minyakita untuk memastikan ketersediaan stok di pasar rakyat tetap aman.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti di Jakarta, Selasa (14/7/2026), menyampaikan upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta pemantauan harga secara berkala melalui sistem Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), dengan turut memantau harga komoditas lain.

“Kita punya Permendag nomor 43 tahun 2025 yang mewajibkan agar penyaluran dari minyak goreng itu 35 persen minimal harus lewat BUMN Pangan supaya monitoringnya juga gampang,” katanya.

Dyah menyebutkan, realisasi penyaluran Minyakita melalui BUMN Pangan saat ini telah melampaui ketentuan minimum yang ditetapkan pemerintah, sehingga diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus memastikan distribusi berjalan lebih optimal.

Adapun menurut dia, harga eceran tertinggi (HET) Minyakita saat ini sebesar Rp15.700 per liter, namun berdasarkan hasil pemantauan pihaknya berada di kisaran Rp16.000 per liter.

“Ternyata realisasinya sekarang kita sudah 51 persen lewat BUMN Pangan. Nah harapannya penyalurannya, distribusinya bisa maksimal sehingga pasar rakyat itu stoknya aman,” ucapnya, dikutip dari Antaranews.

Menurut dia, penguatan distribusi Minyakita juga menjadi langkah antisipasi terhadap potensi tekanan inflasi, khususnya di wilayah yang terdampak bencana dan mengalami kendala dalam arus distribusi barang.

“Nah itu salah satu hal yang sedang kita upayakan untuk daerah-daerah bencana yang ada kemungkinan inflasi mungkin meningkat karena flow of goods-nya ataupun distribusinya juga terkendala,” ujarnya. []

Leave a Reply