Firman Soebagyo Apresiasi Terpilihnya Mojtaba Khamenei, Tegaskan Hak Kedaulatan Iran

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada rakyat Iran atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru negara tersebut. Menurut Firman, proses pergantian kepemimpinan di Iran merupakan bagian dari hak kedaulatan sebuah bangsa untuk menentukan arah dan masa depan negaranya tanpa intervensi dari pihak luar.

Firman menegaskan bahwa prinsip penghormatan terhadap kedaulatan negara merupakan fondasi penting dalam hubungan internasional, termasuk dalam menyikapi dinamika politik yang terjadi di Iran.

“Pemilihan pemimpin adalah hak mutlak setiap bangsa. Apa yang terjadi di Iran adalah keputusan rakyat dan sistem politik mereka sendiri. Dunia internasional, termasuk negara-negara besar seperti Amerika dan Israel, harus menghormati proses tersebut sebagai bagian dari kedaulatan yang tidak boleh diganggu,” ujar Firman.

Ia menilai bahwa dalam tatanan hubungan global yang beradab, tidak ada negara yang berhak mencampuri urusan dalam negeri negara lain, terlebih dalam hal pergantian kepemimpinan.

“Tidak ada satu pun negara yang memiliki legitimasi untuk mendikte pilihan politik bangsa lain. Kedaulatan adalah prinsip utama dalam hukum internasional. Iran memiliki hak penuh menentukan pemimpinnya tanpa tekanan atau campur tangan dari kekuatan asing,” tegasnya.

Politisi senior Partai Golkar itu juga menekankan bahwa stabilitas kawasan Timur Tengah sangat bergantung pada kemampuan negara-negara di kawasan tersebut untuk menempuh jalur diplomasi dalam menyelesaikan konflik yang berlangsung selama ini.

Menurut Firman, dengan kepemimpinan baru, Iran memiliki momentum untuk memperkuat pendekatan diplomasi guna meredakan ketegangan dan membuka peluang menuju perdamaian yang lebih luas.

“Kepemimpinan baru di Iran diharapkan mampu membuka ruang diplomasi yang lebih konstruktif. Jalan diplomasi adalah satu-satunya cara yang rasional dan beradab untuk menghentikan konflik serta membangun perdamaian yang berkelanjutan di kawasan,” dijelaskan Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI tersebut.

Firman juga mengingatkan bahwa upaya menuju perdamaian hanya dapat tercapai jika negara-negara lain menghormati kedaulatan Iran dan tidak memberikan tekanan politik maupun militer yang justru berpotensi memperkeruh situasi.

“Setiap negara harus menghormati keputusan Iran dalam menentukan arah kebijakan politik dan keamanannya. Tekanan dari negara lain, termasuk dari kekuatan besar seperti Amerika Serikat maupun Israel, tidak akan pernah menjadi solusi bagi terciptanya stabilitas kawasan,” ujar Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini.

Lebih lanjut, Firman menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip kedaulatan dan perdamaian dunia pada dasarnya mendukung setiap upaya diplomatik yang bertujuan mengakhiri konflik.

“Indonesia sejak awal konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan diplomasi. Kita berharap Iran dengan kepemimpinan barunya dapat mengambil langkah-langkah strategis menuju perdamaian, karena stabilitas kawasan juga berdampak pada stabilitas dunia,” pungkas legislator asal Pati, Jawa Tengah ini. {golkarpedia}

Leave a Reply