MENTERI Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan kerja sama Indonesia dan India dalam pengembangan ekosistem digital bagi UMKM telah memasuki tahap teknis setelah sebelumnya diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Maman menjelaskan kolaborasi tersebut diarahkan untuk mempercepat transformasi digital UMKM, khususnya pelaku usaha yang memasarkan produknya melalui platform digital.
“Perencanaannya relatif dengan upaya kita untuk mengembangkan sektor UMKM yang berbasis digital, maksudnya yang berjualan berbasis digital. Jadi kita dari Pemerintah Indonesia tentunya harus menyambut baik ini sebagai langkah untuk mendorong kemajuan UMKM kita di Indonesia,” ujar Maman usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7/2026).
Menurut dia, pembahasan kerja sama kini tidak lagi berada pada tahap penandatanganan kesepahaman, melainkan telah berfokus pada penyusunan skema implementasi. Kementerian UMKM bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan mitra dari India saat ini tengah menyusun rincian teknis agar program dapat segera dijalankan.
“Tahap tindak lanjut kerja samanya sebetulnya sudah bukan lagi pada tahap MoU, tetapi sudah masuk ke level teknis. Kita bersama Apindo dan teman-teman dari India sekarang sedang mendetailkan, mentekniskan semuanya,” katanya.
“Sudah masuk ke tahapan teknis. Tinggal kita speed up dan percepat saja,” ujarnya, dikutip dari Kabar24Bisnis.
Maman menargetkan implementasi kerja sama dapat dilakukan secepat mungkin dengan cakupan penerima manfaat di seluruh Indonesia. “Seluruh Indonesia,” katanya saat ditanya mengenai jangkauan program tersebut.
Dia menambahkan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi juga telah menyatakan komitmen untuk mendukung pemanfaatan ekosistem tersebut sebagai bagian dari penguatan kerja sama ekonomi digital antara kedua negara.
Menurut Maman, kolaborasi ini akan memberikan manfaat yang lebih luas dibanding sekadar membuka akses pemasaran digital. Melalui ekosistem yang dibangun, pelaku UMKM juga diharapkan memperoleh akses terhadap layanan pembiayaan, pemasaran, serta berbagai dukungan bisnis lainnya.
“Ini sebetulnya program kombo. UMKM mendapatkan akses penuh untuk memasuki keuangan, pemasaran, dan semuanya yang membuka ekosistem yang dikeluarkan di sini,” tandas Maman. []











