Jelang Puncak Haji 2026, Singgih Januratmoko Minta Petugas Siap Hadapi Tantangan Armuzna

DI TENGAH padatnya persiapan menjelang puncak ibadah haji 2026, Anggota Timwas Haji DPR RI, Singgih Januratmoko, menyampaikan pesan yang tak hanya administratif, tetapi juga sarat nilai spiritual kepada para petugas haji daerah asal Jawa Tengah.

Dalam Rapat Koordinasi Petugas Haji Daerah di Kantor Sektor 5 Makkah, Sabtu (23/5/2026), Singgih menyebut tugas para petugas haji bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan bentuk pengabdian mulia untuk melayani tamu Allah.

“Maka jangan biarkan waktu 41 hari ini terbuang dengan sia-sia. Jadikan tugas ini sebagai investasi langit,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI tersebut di hadapan para Ketua Kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat kloter di kesempatan tersebut.

Ia mengingatkan, para jemaah reguler yang berangkat tahun ini telah menunggu hingga 26 tahun demi bisa menunaikan ibadah haji. Penantian panjang itu, menurutnya, harus dibalas dengan pelayanan yang optimal dan penuh ketulusan.

“Mereka telah berjuang mengumpulkan uang untuk melakukan setoran awal hingga pelunasan, belum lagi perjuangan menjaga kesehatan,” kata Politisi Fraksi Partai Golkar ini, dikutip dari laman DPR RI.

Karena itu, Singgih meminta para petugas menjaga keikhlasan selama menjalankan amanah di Tanah Suci. Menurut dia, pelayanan yang baik lahir dari ketulusan, bukan sekadar kewajiban formal. “Pelayanan yang optimal dan sepenuh hati adalah cermin keikhlasan dan ketulusan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa petugas haji adalah orang-orang terpilih. Tidak hanya dipilih untuk berhaji, tetapi juga diberi kehormatan melayani jutaan tamu Allah di tengah situasi yang penuh tantangan. “Bapak dan ibu bukan hanya terpilih untuk berhaji, tetapi terpilih untuk melayani tamu Allah,” ucapnya.

Di sisi lain, Singgih menyoroti tantangan fisik dan mental yang akan dihadapi petugas saat Armuzna. Suhu ekstrem, kepadatan manusia, hingga potensi gesekan di lapangan disebut menjadi ujian kesabaran sekaligus profesionalisme petugas.

Karena itu, ia meminta seluruh petugas menjaga kondisi fisik dan memperkuat niat pengabdian.

“Perbanyak minum vitamin, serta teguhkan kembali niat bahwa bapak dan ibu dianugerahkan oleh Allah ke tanah suci dengan tugas utama melayani tamu Allah,” katanya.

Menutup pidatonya, Singgih mengajak seluruh petugas memperbanyak doa agar penyelenggaraan haji tahun ini berjalan aman dan nyaman.

“Doa adalah senjata bagi orang Mukmin. Semoga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik, lebih nyaman, dan lebih aman untuk semua,” tandasnya. []

Leave a Reply