KOMISI X DPR RI mengajak kaum perempuan di Kalimantan Timur (Kaltim) tampil sebagai motor penggerak sekaligus pelopor lahirnya inovasi yang tepat guna di daerah itu.
“Kami bekerja sama dengan BRIN dan BRIDa untuk membangkitkan motivasi perempuan dalam berinovasi, baik dimulai dari lingkungan rumah tangga hingga menjadi peneliti yang andal dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas),” kata Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian di Samarinda, Kamis (21/5/2025).
Dia menjelaskan langkah tersebut diambil agar kaum perempuan dapat menciptakan solusi atas berbagai permasalahan sehari-hari masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna yang aplikatif.
Selain itu dia berharap perempuan di Kaltim mendapatkan literasi riset yang lebih masif dari BRIDa dan BRIN, kemudian turut sosialisasikan kepada lingkungan sekitar secara berkelanjutan.
Menurut Hetifah, pemahaman riset praktis, seperti pemenuhan nutrisi keluarga, keamanan penggunaan kosmetik, hingga pembuatan produk berkualitas dengan harga terjangkau, sangat penting bagi ketahanan keluarga.
“Kami juga menggenjot adanya kolaborasi riset lanjutan yang berfokus pada pemecahan masalah spesifik yang dihadapi oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan,” katanya, dikutip dari Antaranews.
Hetifah menilai pusat riset teknologi pangan milik BRIN dapat dioptimalkan untuk membantu UMKM lokal dalam memproduksi kuliner khas Kaltim yang memiliki daya simpan lama serta berkualitas tinggi.
Lebih lanjut Hetifah tidak menampik bahwa saat ini masih banyak kaum perempuan di daerah yang belum memiliki akses informasi, bahkan belum mengenal eksistensi lembaga riset nasional tersebut.
Guna mengatasi kendala tersebut, kata dia, BRIN kini menyediakan sejumlah program, mulai dari bantuan pendanaan riset hingga fasilitasi beasiswa pendidikan tinggi sampai jenjang doktor bagi perempuan Kaltim.
Hetifah optimistis sosialisasi yang semakin luas mengenai hasil riset praktis, seperti pembuatan produk kesehatan mandiri, akan membawa dampak positif yang besar bagi kesejahteraan kaum perempuan pada masa depan. []











