Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Akhirnya Bertemu Pencipta Lagu Viral MBG usai Tiga Bulan Mencari

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya bertemu dengan sosok di balik lagu viral “MBG” yang sempat ramai di media sosial.

Momen pertemuan itu dibagikan melalui akun Instagram Bahlil @melangkahdaritimur.id pada Minggu (31/7/2026). Dalam unggahannya dijelaskan, Bahlil akhirnya berhasil bertemu dengan pencipta lagu tersebut setelah mencarinya selama sekitar tiga bulan.

“Setelah 3 bulan mencari siapa pencipta lagu MBG, akhirnya bertemu juga ya @vokaliz_netizen, terima kasih untuk karyanya,” demikian keterangan unggahan tersebut.

Dalam video itu, Bahlil memperkenalkan sosok pencipta lagu tersebut.

“Kamu tahu lagu MBG nggak?” tanya Bahlil.

“Tahu, Pak,” jawab orang di balik video tersebut.

“Ini yang ciptain ini, baru temukan,” tegas Bahlil, dikutip dari Kumparan.

Bahlil kemudian mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama berusaha mencari sosok pembuat lagu tersebut.

“Saya pernah cari kau sudah lama sekali. Saya lewat beberapa teman-teman untuk ngecek. Bagaimana kepikiran waktu itu kau cipta lagu?” tanya Bahlil ke kreator lagu.

Sang kreator menjelaskan lagu itu lahir saat isu Selat Hormuz di Timur Tengah sedang menjadi perhatian publik. Menurutnya, saat itu ia melihat Bahlil dinilai berhasil menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil sehingga muncul ide membuat lagu sebagai bentuk apresiasi.

“Pak Bahlil kan bisa nahan harga BBM. Jangan hanya dibuat meme aja, kita harus muji juga kalau kerjanya bagus gitu,” ujarnya.

Ia mengatakan ide lirik lagu berasal dari komentar-komentar warganet di kanal YouTube Total Politik yang kemudian dipilih dan disusun menjadi lagu.

Kreator tersebut juga mengungkapkan seluruh proses pembuatan lagu dilakukan menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Pakai AI semuanya. Jadi full AI. Dari suara, dari musik, AI semua. Kalau untuk komen, ya saya pilih-pilih yang cocok-cocok aja,” katanya.

Ia menambahkan frasa “bolu ketan” yang sempat viral dalam lagu itu juga berasal dari komentar warganet.

Menanggapi penjelasan tersebut, Bahlil mengaku baru mengetahui bahwa musik hingga suara dalam lagu tersebut dibuat menggunakan prompt AI.

Di akhir percakapan, sang kreator lagu mengaku selama ini memilih tetap anonim meski sempat dihubungi sejumlah pihak, termasuk Nurul Arifin dan DPP Partai Golkar. Namun ia akhirnya bersedia bertemu setelah mendengar pernyataan Bahlil saat berbincang dengan Raffi Ahmad di Makkah.

“Jadi kalau orang yang kita hormati udah bicara apa keinginannya, saya yang muda-muda kan enggak bisa nolak,” ujarnya. []

Leave a Reply