Musyawarah Besar (Mubes) V Barisan Muda Kosgoro 1957 (BMK 1957) yang akan berlangsung pada 8-10 Agustus 2026 di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, akan dikemas dengan konsep berbeda.
Selain agenda formal organisasi, panitia juga menyiapkan rangkaian kegiatan informal yang melibatkan peserta untuk mengenal budaya dan kearifan lokal Jawa Tengah.
Ketua Organizing Committee (OC) Mubes V BMK 1957, Mahardika Soemantri mengatakan, persiapan pelaksanaan Mubes saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
“Acara ini kami kemas meriah dengan memadukan konsep Mubes secara formal dan informal. Akan ada city tour untuk memberikan pemahaman tentang local wisdom kepada peserta yang hadir,” ujar Mahardika dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2026), dikutip dari RMOL.
Menurut Mahardika, konsep tersebut sengaja dirancang agar Mubes V tidak hanya menjadi forum formal organisasi, tetapi juga memberikan pengalaman dan ruang interaksi antarkader dari berbagai daerah.
Dalam rangkaian city tour tersebut, panitia juga akan melibatkan pelaku UMKM di Semarang dan Jawa Tengah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya panitia agar pelaksanaan Mubes turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Kami juga akan melibatkan UMKM yang ada di Semarang, Jawa Tengah. Jadi kehadiran peserta Mubes diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi organisasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal,” jelasnya.
Mahardika menegaskan, konsep Mubes V BMK 1957 dirancang dengan tetap menjaga substansi dan esensi organisasi.
Menurutnya, perpaduan antara agenda formal dan informal justru dapat memperkuat interaksi serta membangun kedekatan antarkader yang datang dari berbagai provinsi.
“Mubes BMK 1957 tidak hanya ruang formal, tetapi juga ruang informal tanpa menghilangkan esensi organisasi,” pungkasnya. []











