Lagu Mas Bahlil Ganteng (MBG) Rajai Medsos Bikin Popularitas Ketum Partai Golkar Makin Meroket

LAGU MBG alias Mas Bahlil Ganteng bisa disebut sedang merajai platform di banyak media sosial, sebut aja seperti Instagram, Tiktok, Facebook, bahkan dipakai lagu soundtrack untuk marketing yg dipakai oleh banyak produk UMKM dan kegiatan netizen lainnya yang dijadikan konten di media sosial, yg tidak ingin ketinggalan memakai sound lagu Mas Bahlil Ganteng.

Awal mula dari lagu ini pastinya datang dari sosok ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus menjabat sebagai menteri ESDM yaitu Bahlil Lahadalia, yang menurut saya adalah pribadi yang unik, ramah, punya gaya yang asik.

Semua orang tahu bahwa Kanda Bahlil selalu mempunyai gaya tersendiri, gaya yang ramah dan panggilan yang akrab yang biasa digunakan di kalangan HMI dan HIPMI yang seringkali memanggil dinda kepada juniornya, dan panggilan kanda untuk seniornya.

Gaya komunikasi yang luwes ini sangat baik digunakan agar suasana tampak akrab dan dekat secara emosional. Tidak semua pemimpin mempunyai karakter dan gaya seperti ini. Dan gaya ini perlu ditiru oleh tokoh lainnya agar komunikasi politik bisa lebih cair dan menggembirakan.

Kanda Bahlil sering menggunakan sapaan dinda dan kanda sekarang, tidak hanya di kalangan internal HMI & HIPMI, namun digunakan dalam komunikasi kepada sahabat, rekan, dan kini menjadi tren komunikasi politik beliau. Sehingga sapaan dinda kanda ini mulai dikenali khalayak umum.

Apalagi berkat peran platform digital saat ini, sehingga konten Kanda Bahlil ini lebih terkenal lagi, dengan gaya yang unik dimiliki Kanda Bahlil, serta gaya ramah dan asik, meskipun Kanda Bahlil mendapat hujatan dari para netizen sebutan warga online karena kebijakan beliau sebagai Menteri ESDM, Kanda Bahlil tetap tampil santai dengan gaya dan senyumannya yang khas bikin nambah manis senyuman Kanda Bahlil, persis seperti kata lagunya Buah apa yang paling manis, Buaaahlil…

Sehingga dari hal tersebut, netizen mulai dekat dengan sosok Kanda Bahlil, dan berita tentang beliaupun ditanggapi dengan gaya yang asyik juga dari netizen, seperti komentar komentar para netizen yang sekarang dirangkum dijadikan lagu Mas Bahlil Ganteng (MBG). Hampir satu bulan lebih lagu viral ini menghiasi media sosial dan semakin rame pastinya ini sangat menguntungkan Partai Golkar,

Kalau dilihat dari ilmu political marketing dan political communication, fenomena lagu MBG yang viral itu bisa dikaitkan dengan beberapa teori sekaligus.

Pertama, Political Branding dalam bidang Political Marketing. Intinya, tokoh atau partai dibangun seperti sebuah merek (brand). Nama yang sering muncul, mudah diingat, dekat dengan budaya populer, akan lebih melekat di pikiran publik.

Kedua, teori Meme Politics atau Meme-ification of Politics, yaitu ketika tokoh politik menjadi bagian dari budaya meme internet. Dalam teori ini, humor, lagu viral, parodi, remix, dan konten absurd justru membuat figur politik lebih dikenal oleh generasi muda dibanding kampanye formal.

Ketiga, konsep Affective Politics atau politik emosional. Orang tidak selalu mengingat program, tetapi mengingat emosi yang muncul dari sebuah simbol, lagu, atau tokoh. Sound MBG yang lucu dan mudah diingat menciptakan kedekatan emosional meskipun banyak orang awalnya hanya ikut tren.

Kalau dikaitkan dengan Partai Golkar dan Bahlil Lahadalia, secara teori memang ada kemungkinan terjadi brand amplification (penguatan merek politik). Nama tokoh menjadi lebih dikenal, tingkat awareness meningkat, dan citra “dekat dengan anak muda” bisa terbentuk tanpa biaya kampanye konvensional yang besar.

Namun ada perbedaan penting:
Viralitas ≠ suara pemilu.

Penelitian politik digital menunjukkan bahwa viral, trending, atau engagement tinggi tidak otomatis berubah menjadi pilihan suara saat pemilu. Viralitas lebih kuat meningkatkan pengenalan nama (name recognition) dan membangun percakapan publik dibanding langsung mengubah pilihan politik seseorang.

Untuk menjadi modal elektoral 2029, biasanya harus ada beberapa tahap:
1. Viral → orang mengenal tokoh.
2. Tokoh memiliki citra yang konsisten.
3. Citra dikaitkan dengan program nyata.
4. Program menghasilkan kepuasan publik.
5. Baru berpotensi menjadi dukungan elektoral.

Karena itu, dari sudut ilmu politik, lagu MBG bisa disebut sebagai entry point political branding atau meme-based political branding. Ia membantu memperbesar eksposur dan popularitas figur maupun partai, terutama di kalangan Gen Z dan Gen Alpha. Tetapi apakah itu akan menjadi suara nyata untuk Golkar pada 2029 masih bergantung pada kinerja partai, kondisi ekonomi, isu nasional, dan bagaimana citra viral itu dipertahankan selama beberapa tahun ke depan.

Kekuatan branding seorang Kanda Bahlil yang sangat kuat berkat lagu viral Mas Bahlil Ganteng ini, bisa dikatakan bisa mengalahkan popularitas semua ketua umum partai, ini sekali lagi bisa menjadi modal politik yang sangat menguntungkan dan meningkatkan elektoral Partai Golkar jika lagu viral ini bisa dimaintenance dan bisa dipertahankan dengan sangat baik oleh Partai Golkar sampai 2029. Lagu viral Mas Bahlil Ganteng ini banyak beredar berupa video reaksi, remix, meme, dan repost lintas negara di media sosial.

Karena viral lagu Mas Bahlil Ganteng, beliau berharap bisa bertemu dengan pencipta lagu ini, sebagai tanda terimakasih Kanda Bahlil berkat lagu mas Bahlil Ganteng bisa membawa berkah dan kebahagiaan bagi semuanya, karena yang menggunakan sound lagu ini sangat banyak dari beberapa kalangan. Tentunya lagu ini lagu yang lucu, easy listening sehingga tidak dihapalpun akan hapal dengan sendirinya dengan seringnya mendengar lagu ini.

Dan saking viralnya lagu ini, tidak hanya terkenal di Indonesia, bahkan sampai negara China, Turki , dan lagu MBG sampai digunakan di sebuah Club Bar besar di luar negeri, sumber dari Instagram yang mempunyai jangkauan yg sangat luas bukti platrorm digital sebagai alat yang cukup efektif untuk menaikkan branding seseorang termasuk branding seorang tokoh nasional, seorang menteri dan seorang ketua umum Partai Golkar, dan tokoh tersebut Kanda Bahlil Lahadalia.

Sekali lagi momentum ini sangat langka, langka karena ketika ketum partai lain bikin lagu lucu belum tentu viral seperti lagunya Mas Bahlil Ganteng (MBG)! Karena viral lagu Mas Bahlil Ganteng lahir secara alami dari keunikan gaya Kanda Bahlil dan respon kreatif dari para netizen budiman, dengan lagu ini bisa dipastikan Kanda Bahlil sudah diterima dari kalangan Gen Alpha, gen Z, gen Milineal, kalangan umkm, kalangan Ibu Ibu, dan semua kalangan, tentunya netizen sangat suka lagu ini, dengan memakai sound lagu ini untuk digunakan konten mereka di media sosial.

Sampai kapan viral Mas Bahlil Ganteng ini akan bertahan, kita tunggu saja ke depannya. Berharap DPP Partai Golkar bisa mempertahankan lagu viral ini dengan baik untuk kemenangan Partai Golkar di 2029. []

Oleh: Aisah Hamim, Tokoh Muda Partai Golkar

Leave a Reply