Firman Soebagyo Dukung Langkah Prabowo Perkuat Perlindungan Sosial Lewat Panduan Nasional

Politisi senior Partai Golkar yang juga Anggota MPR RI, Firman Soebagyo, menegaskan bahwa kehadiran negara dalam menjalankan program sosial dan kemanusiaan harus dilakukan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan. Menurutnya, perlindungan terhadap masyarakat tidak boleh bersifat insidental atau hanya muncul pada momentum tertentu, melainkan harus menjadi komitmen jangka panjang sebagaimana amanat konstitusi.

Hal tersebut disampaikan Firman saat menanggapi peluncuran Buku Panduan Lengkap Penerima Manfaat Program Kemanusiaan Berkelanjutan yang diluncurkan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai pedoman pelaksanaan berbagai program perlindungan sosial di Indonesia.

Firman menilai, langkah pemerintah menyusun panduan tersebut merupakan upaya penting untuk memastikan seluruh program sosial berjalan lebih terarah, tepat sasaran, serta memiliki standar pelaksanaan yang sama di seluruh Indonesia.

“Negara tidak boleh hadir hanya saat ada bencana atau menjelang pemilu. Kehadiran negara dalam program sosial harus konsisten, terukur, dan berkesinambungan. Itu amanat konstitusi kita,” tegas Firman, Senin (20/7/2026).

Buku Panduan Jadi Acuan Nasional Program Sosial

Menurut Firman, keberadaan buku panduan tersebut bukan sekadar dokumen administratif, melainkan menjadi road map nasional yang dapat dijadikan pedoman oleh kementerian, pemerintah daerah, hingga para pelaksana program di lapangan.

Ia menilai, keseragaman pedoman akan memperkuat koordinasi antarlembaga sekaligus meminimalkan potensi tumpang tindih kebijakan yang selama ini kerap menjadi kendala dalam penyaluran bantuan sosial.

“Buku ini sangat penting. Di dalamnya jelas siapa penerima manfaat, apa saja programnya, bagaimana mekanismenya, dan bagaimana pengawasannya. Ini bentuk konsistensi pemerintah agar program sosial tidak tumpang tindih dan tepat sasaran,” jelas Firman.

Lebih lanjut, Firman memaknai buku panduan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap warga negara, khususnya kelompok rentan, memperoleh perlindungan sosial secara berkesinambungan, bukan hanya ketika terjadi keadaan darurat.

Tiga Pilar Program Sosial Berkelanjutan

Firman menjelaskan bahwa keberhasilan program sosial nasional setidaknya ditopang oleh tiga prinsip utama. Pertama, berkelanjutan, yakni seluruh program harus memiliki perencanaan jangka panjang sehingga tidak berhenti di tengah jalan akibat perubahan kebijakan ataupun pergantian pemerintahan.

Kedua, berkeadilan, dengan memastikan kelompok masyarakat yang paling membutuhkan, seperti fakir miskin, penyandang disabilitas, lanjut usia, petani kecil, dan kelompok rentan lainnya memperoleh prioritas dalam setiap program perlindungan sosial. Menurutnya, prinsip tersebut merupakan implementasi nyata dari sila kelima Pancasila tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ketiga, transparan dan akuntabel. Dengan adanya pedoman yang jelas, masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya program, sementara pemerintah daerah memiliki standar pelaksanaan yang sama sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.

“Konsistensi itu kuncinya. Kalau programnya ganti-ganti nama dan putus di tengah, rakyat yang bingung. Dengan buku panduan ini, saya berharap program sosial kemanusiaan benar-benar jadi payung pelindung rakyat,” ujarnya.

Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo

Firman juga memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pengentasan kemiskinan, perlindungan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya.

Menurut Anggota Komisi IV DPR RI tersebut, keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan negara menghadirkan perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan melalui kebijakan yang berkelanjutan, tepat sasaran, dan berpihak kepada rakyat.

“Program sosial yang berjalan secara konsisten akan memperkuat kepercayaan masyarakat kepada negara sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan berkeadilan sosial,” pungkas Firman. {Golkarpedia}

Leave a Reply