Safari Dakwah Subuh AMPI Binjai Soroti Maraknya Narkoba dan Jalan Rusak di Binjai Selatan

Ketua Gerakan Safari Dakwah Subuh (G-SDS) AMPI Binjai, Edi Perwira Ginting, S.H., M.H., menegaskan bahwa Safari Dakwah Subuh bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan gerakan sosial untuk menekan angka kejahatan dan menampung keluhan warga.

​Edi mengapresiasi sambutan pengurus BKM Masjid Ubudiyah serta warga Semi III, Kelurahan Tanah Merah/Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan. Namun, ia memberi sorotan tajam pada kondisi keamanan wilayah tersebut.

​”Binjai Selatan terindikasi kuat menjadi salah satu titik rawan peredaran narkoba,” tegas pria yang akrab disapa Bang Edi tersebut.

​Makna Spiritual Subuh: Pemilihan waktu subuh didasari alasan strategis. Warga yang konsisten beribadah di waktu subuh dinilai memiliki ketahanan mental dan spiritual untuk melawan penyakit masyarakat serta kemaksiatan.

​Fungsi Penyerapan Aspirasi: G-SDS AMPI juga mengambil peran aktif menjaring keluhan publik—peran yang sebetulnya menjadi ranah DPRD. Warga memanfaatkan momen ini untuk mengeluhkan rusaknya infrastruktur jalan yang kian memprihatinkan.

​AMPI Binjai berkomitmen mengawal langsung masalah jalan rusak di Semi III ke Pemerintah Kota Binjai tanpa menunggu jalur formal DPRD. Pemko Binjai didesak bertindak cepat merespons dua isu krusial warga: perbaikan jalan dan pembasmian peredaran narkoba demi menjamin keamanan kawasan tersebut. {golkarpedia}

Leave a Reply