GUBERNUR Kepri, Ansar Ahmad mengucurkan anggaran fantastis hampir Rp100 miliar, untuk memperbaiki serta melengkapi sarana prasarana sekolah di Kota Batam.
Ansar menggunakan dana tersebut, untuk mendirikan sekolah baru di Tanjung Uncang dan merevitalisasi gedung SMA serta SMK se-Kota Batam.
Pendidikan bagi Ansar, merupakan instrumen penting sekaligus senjata untuk mengubah dunia demi masa depan generasi muda Kepulauan Riau.
Ansar ingin anak-anak Kepri siap menghadapi era 5.0 dengan membekali diri melalui berbagai pelatihan serta sertifikasi keahlian yang mumpuni. “Kita harus siapkan SDM yang mampu bersaing. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di kampung sendiri,” tegasnya, dikutip dari HAKA.
Ansar mengapresiasi perusahaan mitra sekolah di Batam, karena bantuan dunia industri sangat membantu siswa mengasah bakat menjadi SDM unggul.
Ia berharap revitalisasi ini mampu menciptakan SDM yang sanggup menjadi penguasa di berbagai sektor industri pada masa mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, menyebut revitalisasi ini sebagai batu pijakan untuk mendukung mimpi besar anak-anak Kepulauan Riau. “Ini adalah investasi masa depan. Gedung baru ini akan mendukung siswa untuk memajukan daerahnya,” kata Andi Agung.
Program ini menyasar 12 sekolah di Batam melalui pembangunan ruang kelas, ruang praktik, laboratorium, hingga fasilitas penunjang seperti toilet.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Ansar Ahmad meresmikan Program Revitalisasi Asta Cita untuk SMA/SMK tersebut di SMK Negeri 11 Kota Batam, Rabu (13/5/2026).
Acara peresmian ini menandai sinergi besar antara Pemerintah Pusat dan APBD Kepri Tahun Anggaran 2025 demi kemajuan dunia pendidikan. []











