KETUA Angkatan Muda Syekh Yusuf Al-Makassari (AMSY) Arief Rosyid Hasan mengusulkan untuk membuat film layar lebar yang menceritakan kisah perjuangan Syekh Yusuf Al-Makassari.
Hal tersebut menurut Arief harus dilakukan agar masyarakat, terkhusus generasi muda dapat belajar dari nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Syekh Yusuf Al-Makassari.
“Peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al -Makassari tahun ini menjadi momentum penting yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga reflektif. Makanya kami mengusulkan pembuatan film Syekh Yusuf ke layar lebar sebagai bagian gerakan membumikan nilai-nilai yang diwariskan kepada generasi muda,” kata Arief dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Menurut Arief, Syekh Yusuf merupakan sosok yang menghadirkan sintesis penting antara spiritualitas dan aktivisme yang berhasil menunjukkan bahwa kesadaran akan Tuhan tidak menjadikan seseorang menjauh dari realitas.
Kesadaran akan Tuhan, lanjut Arief, justru membawa Syekh Yusuf untuk terus berbuat yang terbaik dan memberikan kontribusi besar bagi peradaban.
Arief melanjutkan, karakter ini lah yang membuat Syekh Yusuf menjadi tokoh besar nusantara yang tidak hanya dikenal sebagai ulama, tetapi juga pejuang kemanusiaan dan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan penindasan.
“Pemikiran dan perjuangannya melampaui batas geografis, menjangkau berbagai wilayah seperti Banten, Makassar, hingga Afrika Selatan, dengan menekankan nilai-nilai universal seperti keadilan, toleransi, spiritualitas, dan persatuan umat manusia,” ucap kader muda Partai Golkar ini, dikutip dari Antaranews.
Di sisi lain, Arief menilai saat ini generasi muda menghadapi tantangan besar berupa krisis identitas, polarisasi sosial, serta melemahnya nilai-nilai kebhinekaan.
Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis untuk menanamkan kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh Syekh Yusuf melalui pendekatan yang relevan dan inspiratif.
Melalui film, anak muda akan sangat muda mempelajari dan menerima semangat perjuangan serta nilai keagamaan yang telah diwariskan Syekh Yusuf.
“Nilai-nilai yang diwariskan—mulai dari keteguhan iman, keberanian melawan ketidakadilan, hingga komitmen terhadap kemanusiaan – harus dihidupkan kembali dalam kehidupan generasi muda hari ini,” kata dia.
Dengan keberadaan film tersebut, Arief meyakini generasi muda tidak akan kehilangan identitasnya sebagai anak bangsa di tengah derasnya polarisasi sosial. []











