MENTERI Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, merupakan salah satu mitra strategis yang bisa membantu menyisir tanah yang belum tersertifikasi.
“Saya datang ke Palu untuk mengajak masyarakat dan semua komponen, termasuk UIN Datokarama agar membantu menyisir tanah yang belum tersertifikasi supaya disertifikasikan,” kata Nusron Wahid saat kunjungan di Kampus UIN Datokarama Palu, Rabu (2/4/2026).
Ia mengemukakan, tanah-tanah wakaf yang belum tersertifikasi melalui UIN dapat membantu proses sertifikasi bersama BPN setempat, hal ini sebagai upaya pemerintah Indonesia memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah untuk masyarakat, demi mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kerja sama dengan Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN) itu, diharapkan dapat mempercepat sertifikasi lahan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Kata dia, salah satu program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang diselenggarakan oleh UIN Datokarama harus berorientasi pada dua hal, pertama mahasiswa KKN harus membantu mengurus Akta Ikrar Wakaf (AIW) bagi lahan rumah-rumah ibadah.
“Sangat penting supaya tanah-tanah wakaf tidak menjadi masalah di kemudian hari,” ujarnya, dikutip dari Antaranews.
kedua, tanah – tanah wakaf termasuk tanah atau lahan rumah ibadah yang sudah AIW sebaiknya dilanjutkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) tingkat kabupaten/kota dan provinsi, untuk disertifikatkan. “Supaya tanah wakaf memiliki kekuatan hukum,” ucapnya Nusron.
Terkait hal itu, Rektor UIN Datokarama Palu Prof Lukman Thahir mengatakan, keterlibatan mahasiswa dalam program ini adalah bentuk nyata dari pengabdian masyarakat, sebagai bagian dari implementasi tri dharma perguruan tinggi.
“Kami siap mengerahkan tim. Ini adalah kesempatan bagi mahasiswa kami untuk belajar sekaligus berbakti. Kami ingin memastikan tidak ada lagi tanah rumah ibadah atau tanah warga miskin yang dicaplok pihak tidak bertanggung jawab, hanya karena tidak punya surat,” ujarnya. []











