Rawat Rumah Ibadah, Kader AMPG Jakarta Bersihkan Gereja Tertua Cagar Budaya Nasional

PENGURUS Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) DKI Jakarta sukses selenggarakan aksi sosial “AMPG DKI Jakarta Berdaya: Bersih-Bersih Rumah Ibadah” mengusung tema “Rawat Rumah Ibadah, Rawat Toleransi”. Kegiatan berlangsung khidmat Rabu (19/05/2026), pukul 15.00 WIB di Gereja Sion, Tamansari, Jakarta Barat.

Gereja ini dipilih karena merupakan gereja tertua di Jakarta (berdiri sejak 1695) dan berstatus Cagar Budaya nasional berdasarkan SK Mendikbud RI No. 0128/M/1988 serta SK Gubernur DKI Jakarta No. 475/1993. Aksi ini sinergi nyata antara Bidang Keagamaan dan Bidang Pengabdian Masyarakat PD AMPG DKI Jakarta.

Wakil Ketua Bidang Keagamaan PD AMPG DKI Jakarta, Imam Maksum Amrullah, menyampaikan bahwa merawat rumah ibadah lintas keyakinan adalah manifestasi dari kedewasaan beragama dalam bingkai Keindonesiaan.

“Aksi sosial ini sejalan dengan Al-Qur’an Surah Al-Hujurat ayat 13 tentang perintah untuk saling mengenal dan menghormati (li-ta’arafu). Gerakan ini pengejawantahan dari spirit keagamaan yang konsisten dilakukan oleh Ketum PP AMPG, Said Al Idrus, serta bukti kepatuhan kami atas instruksi Ketua PD AMPG DKI Jakarta, M. Fauzan Irvan, dan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk selalu menjaga rumah ibadah dan merawat keutuhan antarumat beragama dalam bingkai persatuan Indonesia,” tegas Imam.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat PD AMPG DKI Jakarta, Rusherlambang Sumargo, menekankan dimensi sosial dari gerakan pemuda ini.

“Dalam semangat kebersamaan dan pengabdian, kami melaksanakan bersih-bersih gereja bersejarah ini sebagai bentuk kepedulian sosial serta komitmen nyata AMPG dalam menjaga nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat,” ujar Rusherlambang.

Landasan teologis yang inklusif dan ilmiah diperkuat oleh Bendahara PD AMPG DKI Jakarta, Prihady Utomo, melalui pendekatan biblika.

“Secara teologis, Alkitab mengingatkan dalam 1 Korintus 14:40 bahwa ‘segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur’. Menjaga kebersihan cagar budaya seperti Gereja Sion ini adalah bentuk apresiasi ilmiah atas sejarah dan kemuliaan-Nya. Melalui aksi gotong royong ini, kami mempraktikkan hukum kasih dalam Matius 22:39, yaitu ‘Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri’. Inilah toleransi empiris yang mengokohkan fondasi bangsa,” kata Tomo juga seorang Pendeta.

Segenap pengurus menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat, terkhusus kepada Pimpinan PD AMPG DKI Jakarta yang telah memberikan full-support sehingga agenda strategis ini dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan sukses paripurna. []

Leave a Reply