Mukhamad Misbakhun Ajak Masyarakat Sukseskan MBG dan Kopdes Merah Putih

KETUA Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengajak masyarakat mendukung serta menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia meyakini dua program andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut akan menggerakkan perekonomian dan bermanfaat bagi generasi masa depan.

“Generasi masa depan Indonesia harus dibekali dengan gizi yang cukup agar mampu bersaing dengan negara-negara tetangga maupun negara maju. Kita tidak boleh kalah dalam menyiapkan kualitas generasi penerus bangsa,” kata Misbakhun dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/3/2026), dikutip dari Antaranews.

Demikian disampaikan Misbakhun usai pertemuan di tiga lokasi di Kabupaten Probolinggo, yakni di Kecamatan Pajarakan, Kecamatan Gending, dan Kecamatan Leces pada Sabtu (28/2/2026). Pertemuan tersebut adalah bagian dari kegiatan serap aspirasi dalam rangka masa reses DPR pada 20 Februari-9 Maret 2026.

Adapun mengenai MBG, Misbakhun menekankan program yang menjangkau anak-anak sekolah, santri, ibu hamil, dan ibu menyusui. Hal itu merupakan bagian dari upaya negara memastikan generasi masa depan Indonesia memiliki kualitas gizi yang baik.

Legislator di Komisi Keuangan dan Perbankan DPR itu menjelaskan alokasi anggaran untuk MBG pada 2026 mencapai sekitar Rp350 triliun. Misbakhun menyebut anggaran itu sebagai bagian investasi jangka panjang bangsa membentuk generasi masa depan.

Ia menegaskan bahwa program MBG telah dirancang melalui berbagai pertimbangan. Kalaupun masih ada kekurangan dalam realisasi MBG, Misbakhun menyebutnya sebagai hal wajar karena program itu masih baru. “Yang penting, tujuan mulianya jangan dirusak. Kritik boleh, tetapi harus konstruktif,” ujarnya.

Misbakhun pun menepis anggapan soal MBG telah menggerus anggaran pendidikan. Menurut dia, negara memberikan peluang yang setara bagi seluruh anak Indonesia.

“Baik dari keluarga sederhana maupun dari latar belakang apa pun, semuanya memiliki hak yang sama untuk mengakses pendidikan dan mengabdi kepada bangsa sesuai kemampuan dan ketulusannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Misbakhun dalam pertemuan di setiap titik serap aspirasi juga menggelar dialog interaktif. Tujuannya tidak hanya memberikan penjelasan kepada konstituen, tetapi juga mencari masukan dari para pemilihnya untuk menjadikan program-program pemerintah berjalan baik dan berhasil.

“Setiap masukan dari desa akan saya perjuangkan. Program pemerintah tidak hanya harus kuat di konsep, tetapi juga tepat dalam pelaksanaan,” ucapnya.

Dalam kegiatan itu, ia juga menjelaskan tentang Kopdes Merah Putih yang akan menjadi instrumen penggerak ekonomi desa. “Koperasi Desa Merah Putih ini kita harapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa,” katanya.

Menurut Misbakhun, saat ini perekonomian nasional berada dalam tekanan dinamika global dan geopolitik internasional.

Untuk meredam gejolak itu, katanya, pemerintahan Presiden Prabowo berupaya keras membangun stabilitas ekonomi nasional, termasuk dengan memperkuat ekonomi di tingkat desa melalui program Kopdes Merah Putih.

Ia menuturkan program Kopdes Merah Putih melibatkan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN). Misbakhun menyebut lembaga keuangan yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) yang sudah memiliki jaringan hingga perdesaan itu akan mendukung Kopdes Merah Putih.

“Jadi, kebutuhan pokok, sarana produksi pertanian hingga produk UMKM bisa berputar di desa sendiri. Kalau ekonomi desa bergerak, pertumbuhan nasional ikut terdorong,” ujarnya. []

Leave a Reply