Fahd Arafiq Ungkap Ormas Partai Golkar Pernah Diaudit: Ada yang Sudah “Parah”

KETUA Bidang Ormas DPP Partai Golkar, Fahd Elfouz Arafiq menegaskan bahwa revitalisasi organisasi masyarakat (Ormas) menjadi salah satu agenda penting untuk memperkuat Partai Golkar menghadapi tantangan politik ke depan.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Sarasehan Kebangsaan Ormas Hasta Karya dan Sayap Partai Golkar DKI Jakarta di Aula Indonesia Raya DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Fahd mengungkapkan bahwa pada masa kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pernah dilakukan audit terhadap Ormas yang bernaung di bawah Partai Golkar. Langkah tersebut bertujuan memetakan kondisi organisasi secara objektif sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan.

“Bicara soal Ormas, waktu itu Pak Airlangga minta audit Ormas, agar ketum-ketum Ormas ini tidak bisa minta nomor urut. Hasil audit ini tidak kita publish. Saya buka hasil surveinya bahwa Ormas ini sudah parah,” ujarnya.

Meski demikian, Fahd menyebut masih terdapat sejumlah Ormas yang memiliki struktur organisasi kuat hingga ke tingkat akar rumput.

“Ada beberapa Ormas yang kuat, contoh AMPI, di Sumatera Utara itu sampai tingkat RT/RW masih ada. MKGR masih cukup kuat juga,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Fahd juga menjelaskan dinamika yang terjadi di tubuh Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Menurutnya, DPP Partai Golkar mengambil langkah organisatoris dengan menunjuk Pelaksana Tugas Ketua Umum AMPI serta mempercepat pelaksanaan Musyawarah Nasional agar roda organisasi tetap berjalan selaras dengan arah kebijakan partai.

“Baru-baru ini AMPI, saya diminta untuk mengumpulkan Ketua DPD I AMPI guna menegur langkah Ketua Umum Jerry Sambuaga yang dianggap tak sejalan dengan Partai Golkar. Akhirnya terbitlah Memo Dinas itu untuk menunjuk Plt Ketua Umum dan memerintahkan Munas AMPI dipercepat,” jelas Fahd.

Ia juga mengulas sejarah perjalanan Ormas di lingkungan Partai Golkar. Menurut Fahd, pascareformasi sejumlah Ormas sempat keluar dari Golkar sehingga dibentuk Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Namun dalam perkembangannya, AMPI kembali menjadi bagian penting dalam keluarga besar Partai Golkar.

“Terkait masalah Ormas, dulu zaman Pak Harto banyak Ormas yang keluar dari Golkar termasuk AMPI, maka dibentuklah AMPG. Di saat yang bersamaan, banyak kantor-kantor Golkar diteror, dibakar pasca reformasi. Akhirnya AMPI diambil lagi, saat AMPG sudah dibentuk. Makanya AMPI ini penting keberadaannya,” pungkasnya. []

Leave a Reply