WAKIL Gubernur Kalimantan Selatan (Wagub Kalsel), Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan sambutan selamat datang kepada Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia beserta rombongan pada kegiatan Silaturahmi dan Ramah Tamah bertema “Sinergi Kuat Banua Hebat” yang digelar di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Sabtu (1/8/2026).
Hasnuryadi menegaskan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap mendukung berbagai program pemerintah pusat demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Izinkan kami sekali lagi mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia beserta seluruh rombongan di Provinsi Kalimantan Selatan. Kehadiran Bapak merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi kami semua,” ujar Hasnuryadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap Kalimantan Selatan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hasnuryadi menjelaskan tema “Sinergi Kuat Banua Hebat” mencerminkan harapan besar agar kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, menjaga stabilitas politik dan keamanan, serta memperkuat persatuan bangsa.
“Melalui tema ini kami ingin menegaskan semangat untuk bekerja bersama, bergotong royong, mengabdi kepada Banua dan mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam menyukseskan pembangunan daerah maupun pembangunan nasional,” jelasnya, dikutip dari KalselProv.
Pada kesempatan tersebut, Hasnuryadi juga memaparkan gambaran umum Provinsi Kalimantan Selatan. Ia menyebut wilayah Kalsel memiliki luas sekitar 37.125 kilometer persegi dengan ibu kota provinsi berada di Kota Banjarbaru, terdiri atas dua kota, 11 kabupaten, 156 kecamatan, serta lebih dari 2.000 desa dan kelurahan.
Ia menambahkan, jumlah penduduk Kalimantan Selatan pada tahun 2026 tercatat sekitar 4,37 juta jiwa. Dengan cakupan wilayah dan jumlah penduduk tersebut, tantangan pembangunan, pelayanan publik, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban menjadi semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan dan sinergi yang kuat dari pemerintah pusat.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat agar berbagai tantangan pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat dapat dihadapi secara bersama-sama,” ucapnya.
Hasnuryadi juga menekankan bahwa Kalimantan Selatan merupakan daerah yang dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, budaya, dan agama yang beragam. Keberagaman tersebut menjadi modal sosial yang sangat berharga dan terus dijaga melalui semangat toleransi serta kerukunan antarumat beragama.
“Keberagaman ini adalah kekayaan yang tidak ternilai. Modal sosial ini harus terus kita rawat bersama sehingga Kalimantan Selatan tetap menjadi daerah yang aman, damai, harmonis, dan dapat menjadi teladan bagi daerah lain,” tuturnya.
Hasnuryadi berharap silaturahmi bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kalimantan Selatan yang semakin maju, aman, dan sejahtera melalui semangat Sinergi Kuat Banua Hebat. []











