ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan mengajak Generasi Z menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan era digital.
Maruli mengatakan Generasi Z memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Indonesia karena jumlahnya mencapai sekitar 75,49 juta jiwa atau 27,94 persen dari total penduduk berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020.
“Gen Z adalah generasi besar dan sangat menentukan masa depan Indonesia,” ujar Maruli dalam keterangan yang diterima di Medan, Senin (1/6/2026), dikutip dari Antaranews.
Ia mengajak generasi muda memaknai Pancasila melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan media sosial untuk menyebarkan hal positif, tidak mudah terprovokasi hoaks dan ujaran kebencian, serta menghargai perbedaan.
Selain itu, generasi muda juga didorong untuk berprestasi, peduli terhadap sesama, dan turut menjaga persatuan bangsa.
Menurut Maruli, memaknai Pancasila tidak harus dilakukan dengan cara formal, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap jujur, toleran, kreatif, disiplin, dan mampu bekerja sama demi kepentingan yang lebih besar.
Ia menilai Pancasila tetap relevan sebagai pegangan moral di tengah perkembangan teknologi, penggunaan media sosial, perbedaan pilihan politik, tekanan ekonomi, dan berbagai tantangan global.
Maruli juga menilai tema Hari Lahir Pancasila 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sangat relevan dengan kondisi saat ini.
“Artinya, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga jembatan yang menyatukan perbedaan suku, agama, budaya, pandangan politik, dan latar belakang sosial masyarakat Indonesia,” katanya. []











