Ali Mufthi Panaskan Mesin Partai Golkar Jatim, Sinyal Kuat Hadapi Pilgub 2029

MESKI kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2029 masih beberapa tahun lagi, Partai Golkar Jawa Timur mulai menguatkan sinyal politik dengan mendorong kader internal sebagai calon potensial.

Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Ali Mufthi menegaskan bahwa partainya memiliki banyak figur dengan elektabilitas tinggi. Kader-kader tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari anggota DPR RI, kalangan profesional, hingga pejabat eksekutif di daerah.

Pernyataan itu disampaikan Ali saat kegiatan halalbihalal di Kantor DPD Golkar Jatim, Surabaya, Minggu (29/3/2026). Ia menekankan bahwa momentum tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan bagian dari strategi konsolidasi politik jangka panjang.

“Halalbihalal ini menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengingatkan tanggung jawab sebagai pimpinan partai di tingkatan,” ujarnya, dikutip dari WartaTransparansi.

Ali menegaskan, kekuatan utama menuju kontestasi besar terletak pada soliditas struktur partai. Karena itu, Golkar Jatim tengah menuntaskan Musyawarah Kecamatan (Muscam) dan Musyawarah Desa (Musdes) sebagai fondasi penguatan organisasi hingga akar rumput.

Menurutnya, progres konsolidasi sudah berjalan signifikan. Sebagian daerah telah menyelesaikan Muscam dan Musdes, sementara lainnya mencapai 50 hingga 70 persen.

“Mesin partai sudah mulai bergerak. Ini menunjukkan kesiapan struktur menuju agenda politik ke depan,” jelasnya.

Seluruh DPD II kabupaten/kota ditargetkan menuntaskan proses tersebut paling lambat Juli 2026, sesuai arahan DPP. Target ini dinilai krusial sebagai pijakan awal menghadapi Pilgub Jatim 2029.

Di sisi lain, Ali memastikan bahwa penentuan calon tetap menunggu arahan Ketua Umum partai. Meski demikian, ia menegaskan kesiapan kader untuk mengikuti garis komando.

“Golkar kaya kader, baik dari internal maupun peluang eksternal. Namun semua tetap menunggu keputusan Ketua Umum,” tegasnya.

Ia juga memastikan kondisi internal partai dalam solid tanpa gejolak. Seluruh kader, kata dia, berada dalam satu komando untuk memperkuat posisi Golkar di Jawa Timur.

Dengan konsolidasi yang terus dikebut serta ketersediaan kader potensial, Golkar Jatim optimistis mampu memainkan peran strategis dalam Pilgub Jatim 2029.

“Kerja organisasi hari ini adalah investasi politik jangka panjang. Jika struktur kuat dan kader siap, peluang kemenangan terbuka lebar,” pungkasnya. []

Leave a Reply