PEMERINTAH mendorong penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-Government) sebagai salah satu strategi guna meningkatkan produktivitas nasional di tengah dinamika global yang penuh tantangan.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menerima kunjungan Chair of Australian Productivity Commission Danielle Wood serta Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Brazier.
“Yang perlu ditekankan bahwa di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia berfokus pada penguatan gerakan peningkatan produktivitas yang berjalan seiring dengan penerapan efisiensi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, salah satu agenda strategis yang diidentifikasi untuk segera dikembangkan adalah implementasi kajian kebijakan terkait penerapan e-Government.
Inisiatif ini dinilai memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan produktivitas, termasuk di tengah kebijakan efisiensi yang sedang dijalankan pemerintah.
Pertemuan itu juga membahas penguatan kerja sama ekonomi Indonesia-Australia, khususnya dalam peningkatan produktivitas, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan ketahanan ekonomi kedua negara.
Lebih lanjut, Menko menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan program PROSPERA, termasuk keterlibatan Australian Productivity Commission dalam fase kedua program tersebut.
Melalui kerja sama itu, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) guna mendorong reformasi kebijakan dan peningkatan produktivitas nasional.
“Di bawah kerangka PROSPERA Phase II, Australian Productivity Commission diharapkan dapat melakukan riset terkait pengembangan tenaga kerja yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. Selain itu, penyusunan rekomendasi nasional mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial di Indonesia menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan,” jelas dia, dikutip dari Antaranews.
Selain itu, pemerintah juga menyoroti pentingnya reformasi perpajakan sebagai bagian dari agenda prioritas nasional yang diharapkan dapat menjadi fokus dalam implementasi PROSPERA fase lanjutan.
Sementara Danielle Wood menyatakan kesiapan Australia untuk memperkuat kerja sama dalam peningkatan kapasitas sektor layanan publik guna mendorong produktivitas, investasi, serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Brazier juga menegaskan komitmen pemerintahnya dalam mendukung proses aksesi Indonesia ke Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). []











