Internet Masih Menyala Saat Nyepi, Menkomdigi Meutya Hafid Siapkan Evaluasi Operator Seluler

KEMENTERIAN Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan akan mengevaluasi perusahaan operator seluler yang kedapatan masih menyalakan layanan data seluler saat Hari Raya Nyepi di Bali.

“Ini nanti dicatat buat dievaluasi, ini bisa dievaluasi untuk Nyepi berikutnya,” ucap Menteri Komdigi Meutya Hafid di Kabupaten Badung, Bali, Selasa (24/3/2026).

Menkomdigi menyampaikan ini guna merespons masih adanya informasi layanan data seluler yang hidup dan dimanfaatkan masyarakat pada Kamis (19/3/2026).

Padahal sesuai kesepakatan kementerian dan pemerintah daerah bahwa paket internet di telepon seluler mati kecuali di objek-objek vital.

Awalnya Meutya mengira jaringan internet yang dimanfaatkan penduduk Bali saat Nyepi sepenuhnya adalah WiFi rumah masing-masing sebab jaringan tersebut memang menyala.

Namun ketika disinggung bahwa saat Nyepi bermunculan kegiatan siaran langsung di jalan atau di luar rumah pada media sosial, Meutya menilai memang perlu dilakukan evaluasi.

Salah satu evaluasinya dengan melihat jarak rumah masyarakat yang masih mendapat layanan data seluler dengan objek vital seperti rumah sakit atau kantor kepolisian.

Sebab ada potensi bukan operator seluler yang tidak mematikan jaringannya, namun memang rumah masyarakat yang masih di radius objek vital.

“Ya itu memang kondisinya faktanya bahwa untuk layanan umum, objek-objek vital itu tidak diputus ya, selebihnya harus putus di seluruh Bali, tapi nanti kalau ada yang nakal dicatat ya,” kata Menkomdigi sambil memberi perintah ke jajarannya, dikutip dari Antaranews.

Salah satu perusahaan operator seluler yaitu Indosat Ooredoo Hitchison (IOH) menegaskan bahwa mereka berkomitmen mengikuti regulasi Hari Raya Nyepi.

Terkait masih adanya masyarakat yang mengakses internet dengan paket data seluler, itu diklaim karena jarak rumah masih 500 meter-1,5 kilometer dari objek vital.

“Bisa dipastikan kalau ada yang dapat layanan internet di ponsel karena masih dekat objek vital, tapi pasti semakin siang atau sore saat Nyepi jaringannya melambat atau hilang, itu karena orang lain juga melakukan yang sama yaitu menggunakan data padahal kami nyalakan untuk objek vital saja,” kata Tim Teknologi Operasi Indosat Bali Nusra I Nyoman Sayang. []

Leave a Reply