PEMERINTAH pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan sejumlah program infrastruktur strategis di Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk tahun anggaran 2026.
Dengan total anggaran mencapai puluhan miliar rupiah, program tersebut mencakup pembangunan pengamanan pantai, preservasi jalan dan jembatan, serta revitalisasi pelabuhan utama di wilayah kepulauan itu.
Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda menegaskan bahwa program ini merupakan hasil sinergi antara aspirasi pemerintah daerah dan dukungan Pemerintah Pusat melalui mekanisme APBN.
“Sebagai daerah kepulauan, Mentawai menghadapi tantangan tersendiri dalam hal aksesibilitas dan perlindungan wilayah pesisir. Karena itu, perhatian pembangunan harus seimbang dengan daerah daratan lainnya di Sumatera Barat,” ujar Zigo di Jakarta, Selasa (4/11/2025), dikutip dari FraksiGolkar.
Tiga program utama yang akan dikerjakan pada 2026 meliputi:
- Pembangunan Pengamanan Pantai
Dengan alokasi sekitar Rp14 miliar, proyek ini bertujuan memperkuat kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan gelombang tinggi yang kerap melanda Mentawai. - Preservasi Jalan dan Jembatan
Pekerjaan di ruas Tuapejat–Rokot–Sioban–Kaitet senilai Rp31 miliar ditujukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang, dan mobilitas masyarakat di empat kawasan utama tersebut. - Revitalisasi Pelabuhan Tuapejat dan Sioban
Sebagai simpul utama transportasi laut, revitalisasi ini mencakup perbaikan dermaga, fasilitas sandar kapal, dan infrastruktur pendukung pelayaran rakyat.
Menurut Zigo, pembangunan infrastruktur di Mentawai tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga menjadi langkah nyata pemerataan pembangunan antarwilayah.
“Komisi V DPR terus mengawal agar setiap program APBN yang masuk ke Mentawai benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan dan keberlanjutan program menjadi fokus bersama antara DPR RI, pemerintah daerah, dan kementerian teknis. “Kami berharap pelaksanaannya tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Mentawai butuh percepatan pembangunan agar mampu sejajar dengan wilayah lain di Sumatera Barat,” ujarnya.
Ketiga proyek tersebut merupakan bagian dari agenda prioritas pembangunan nasional di kawasan kepulauan, sekaligus memperkuat infrastruktur dasar sebagai penggerak ekonomi dan transportasi masyarakat Mentawai.
Dengan realisasi program ini, Mentawai diharapkan semakin maju, sejahtera, dan mampu bersaing dengan daerah lain di Sumatera Barat. []











