DPP Partai Golkar meminta agar seluruh kader di Jawa Timur dapat dekat dengan rakyat dan menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ini ditekankan setelah beberapa hari lalu, Golkar Jatim secara serentak melantik pengurus kabupaten/kota hingga melaksanakan Rakerda. Sekjen Partai Golkar, M Sarmuji mewanti agar kader dapat relevan dan relate dengan masyarakat.
“Relevan itu artinya kita bisa menjawab kebutuhan masyarakat Jawa Timur. Program-program apa saja yang menyentuh langsung ke masyarakat harus kita jawab,” kata Sarmuji saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (17/2/2026), dikutip dari Surya.
Sementara relate atau terhubung dengan rakyat juga ditegaskan penting. Secara konkret, Sarmuji mengatakan upaya ini perlu dilakukan dengan intens berkomunikasi, membangun relasi dan membangun hubungan baik dengan berbagai elemen di masyarakat.
“Dan di era sekarang dengan media sosial yang kuat, kita sebenarnya lebih mudah untuk menjadi relevan dan membangun relasi dengan masyarakat saat ini,” jelas Sarmuji yang merupakan mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jatim ini.
Optimis Pemilu 2029
Sarmuji mengaku yakin jika dua upaya itu dilakukan seluruh kader maka akan berdampak signifikan terhadap perolehan suara maupun kursi pada Pemilu mendatang. Terlebih, Golkar menargetkan peningkatan kursi di berbagai level baik DPRD maupun DPR RI.
“Sepanjang kita bisa relevan, bisa relate dengan masyarakat, Golkar akan dicintai oleh masyarakat kita. Sepanjang kita bisa menjawab tantangan zaman, Insyaallah Golkar bukan hanya eksis, tapi akan naik ke level yang lebih tinggi,” ucapnya.
Sarmuji belum secara rinci menyebut target kursi yang dibidik Golkar di Jawa Timur pada Pemilu mendatang, ia menyebut pemetaan dapil saat ini memang belum dilakukan di internal partai. Namun, melihat komposisi Golkar saat ini, Sarmuji mengaku optimis kursi akan meningkat.
“Tapi kalau RI bisa bertambah tiga kursi atau empat kursi, saya pikir itu masih masuk akal untuk kita jangkau,” tambah Sarmuji. []











