ANGGOTA Komisi V DPR RI Musa Rajekshah menegaskan pentingnya edukasi kebencanaan sejak dini sebagai upaya meminimalisir risiko dan korban jiwa akibat bencana alam di Indonesia. Hal itu disampaikan Musa usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI meninjau Stasiun Meteorologi Maritim Merak, Kamis (28/8/2025).
“BMKG ini adalah badan yang sangat penting untuk memberikan peringatan terkait situasi cuaca dan bencana alam. Namun, pemahaman ini tidak hanya sebatas instansi atau koordinasi pemerintahan, tapi juga harus diketahui oleh masyarakat luas,” ujar Musa, dikutip dari laman DPR RI, Jumat (29/8/2025).
Menurutnya, pengetahuan tentang cara menyelamatkan diri, memahami tanda-tanda alam, hingga membaca informasi peringatan dini dari BMKG seharusnya sudah dikenalkan sejak bangku sekolah.
“Menurut kami ini perlu juga kita masukkan dalam salah satu kurikulum belajar, mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA. Supaya semua masyarakat paham bagaimana menyelamatkan diri, bagaimana memahami situasi bencana alam, dan segala sesuatunya,” tegasnya.
Musa menambahkan, selain edukasi di sekolah, BMKG juga dituntut untuk memperkuat sistem peralatan serta memastikan informasi kebencanaan dapat tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat dengan cepat dan akurat.
Sebagai perbandingan, beberapa negara telah lebih dulu mengintegrasikan edukasi kebencanaan dalam kurikulum. Jepang, misalnya, secara rutin melaksanakan simulasi gempa di sekolah-sekolah dan membekali siswa dengan keterampilan dasar penyelamatan diri.
Di Filipina, pelajaran mitigasi bencana bahkan menjadi mata pelajaran wajib di tingkat sekolah dasar dan menengah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Musa menilai langkah serupa penting diterapkan di Indonesia, mengingat posisi geografis Indonesia yang rawan bencana seperti gempa bumi, tsunami, banjir, hingga cuaca ekstrem.
“Ini yang akan kami berikan sebagai masukan ke depan supaya kita lebih bisa memberikan pengetahuan, sekaligus meminimalisir risiko terhadap keselamatan jiwa masyarakat kita,” pungkasnya. []