Kejar Elektrifikasi 100 Persen, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Andalkan PLTS untuk Pulau Terpencil

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM RI), Bahlil Lahadalia disebut sedang dalam proses pendorongan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), guna memperluas pelayanan energi hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Langkah yang menjadi bagian dari program strategis Pemerintah RI dalam peningkatan rasio elektrifikasi nasional ini dilakukan untuk mempercepat pemerataan akses listrik yang ada di pulau-pulau terpencil, khususnya bagi wilayah yang sulit terjangkau.

Diketahui, rasio elektrifikasi nasional merupakan sebuah persentase rumah tangga di RI yang tercatat telah memiliki akses listrik, baik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) atau bukan, dibanding dengan total rumah tangga.

Rasio elektrifikasi nasional per Triwulan I-2025 menunjukkan pencapain angkanya hingga 99,83%, menunjukkan hampir seluruh wilayah Indonesia telah berhasil terlistriki. Kini, Kementerian ESDM meningkatkan targetnya sebesar 100% bagi seluruh wilayah di Indonesia paling lambat pada 2029.

Dan untuk dapat mencapai target tersebut, program penyebaran PLTS dinilai menjadi salah satu solusi yang efektif, terutama bagi sejumlah kampung di pulau-pulau kecil yang terkendala pasokan bahan bakar dan distribusi logistik.

“Saya kebetulan lahir di Pulau Banda, Maluku. 80% wilayahnya laut. Sudah enggak ada minyak tanah, kapal juga susah. Jadi saya tahu betul penderitaan itu. Karena itu kita akan dorong program PLTS,” jelas Bahlil, dikutip dari Tribunnews, Senin (26/1/2026).

Selain PLTS, Pemerintah RI juga sedang melanjutkan Program Listrik Desa (Lisdes) dengan target penambahan sebanyak 22.179 pelanggan di 372 lokasi di seluruh Indonesia pada 2026.

Kemudian, pemerintah juga menjalankan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dengan kenaikan target menjadi 500 ribu rumah tangga, dari rencana awal 250 ribu pelanggan.

“Target BPBL 2026 kita naikkan menjadi 500 ribu pelanggan atas masukan dari teman-teman Komisi XII DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI. Kami juga minta dukungan agar program ini tepat sasaran,” katanya, dikutip dari Mitrapost. []

Leave a Reply