GUBERNUR Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani mendatangkan investor asal China untuk membangun pabrik pengolahan bijih timah (smelter) terbesar di Indonesia, guna mendukung Astacita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan hilirisasi komoditas ekspor bangsa ini.
“Nilai investasi pembangunan smelter ini mencapai Rp1,5 triliun hingga Rp2 triliun dengan produk yang dihasilkan timah solder dan kawat timah,” kata Hidayat Arsani, di Pangkalpinang, Sabtu (23/8/2025), dikutip dari Antara.
Ia mengatakan pembangunan smelter akan dilakukan oleh Mr Xiao Nai Cheng dan Mr Wang Yu Long sebagai pemilik PT Tong Fang merupakan sebuah perusahaan besar dari Negeri Tirai Bambu yang bergerak di bidang hilirisasi timah.
“Jika proses pembangunan smelter ini berjalan sesuai timeline, maka direncanakan satu tahun ke depan pabrik pengolahan bijih timah ini sudah mulai beroperasi,” ujarnya.
Dia menyatakan, dirinya bersama Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dan Mr Xiao Nai Cheng dan Mr Wang Yu Long pada pertemuan Jumat (22/8) sore, telah membahas proses investasi ini, termasuk pemilihan Bangka Tengah sebagai wilayah yang diproyeksikan sebagai lokasi industri hilirisasi timah tersebut.
“Investasi ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi potensi membuka lapangan kerja baru, karena 70 persen pekerjanya akan mengandalkan SDM lokal,” katanya pula.
Menurut dia, dalam mengoptimalkan operasi smelter ini, maka Pemprov Kepulauan Babel akan bekerja sama dengan PT Timah Tbk sebagai pemasok utama bahan baku bijih timah smelter ini.
“Total investasi pembangunan smelter ini diperkirakan mencapai Rp1,5 sampai Rp2 triliun dengan kapasitas 300 ton per bulan,” katanya lagi.
Mr Xiao melalui penerjemahnya menyampaikan, dengan dukungan besar yang ditunjukkan Gubernur Kepulauan Babel ini diharapkan investasi oleh PT Tong Fang dapat berhasil dan bisa menyerap banyak tenaga kerja.
“PT Tong Fang bergelut di bidang hilirisasi sejak 1971 dan sudah ekspansi di berbagai negara, seperti Thailand, Vietnam, Singapura, Turki dan Meksiko itu, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah ini,” katanya pula. []