Agung Widyantoro: MKD Garda Etika DPR, Butuh Sinergi dengan Kepolisian

WAKIL Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Agung Widyantoro, menegaskan peran strategis MKD sebagai garda etika parlemen yang bertugas menjaga kehormatan serta martabat DPR. Hal itu ia sampaikan saat memimpin kunjungan kerja spesifik MKD ke Polres Purwakarta, Kamis (28/8/2025).

“MKD adalah alat kelengkapan tetap DPR yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang MD3. Tugas utama kami menjaga kehormatan dan martabat DPR RI,” ujar Agun, dikutip dari FraksiGolkar, Sabtu (30/8/2025).

Menurutnya, fungsi MKD dijalankan melalui pencegahan, pengawasan, dan penindakan agar setiap anggota DPR tetap berperilaku sesuai etika serta norma hukum. “Anggota DPR harus terhormat, tidak hanya di gedung parlemen, tapi juga di ruang publik,” tegasnya.

Agung menekankan pentingnya sinergi dengan aparat penegak hukum. Kunjungan ke Polres Purwakarta, kata dia, bertujuan memperkuat kerja sama, khususnya terkait pemahaman tugas MKD, hak imunitas anggota DPR, dan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan pelat nomor khusus DPR.

“Kepolisian adalah mitra strategis kami. Dengan sosialisasi ini, aparat di daerah bisa lebih memahami fungsi MKD dan bersama-sama menjaga marwah DPR,” jelas legislator Fraksi Partai Golkar tersebut.

Ia menambahkan, DPR sebagai representasi rakyat harus mampu menjaga kepercayaan publik. Etika anggota parlemen, lanjutnya, sering diuji di ruang publik lewat ucapan dan tindakan, sehingga pengawasan perlu dilakukan tidak hanya secara internal, tetapi juga melibatkan kepolisian.

Kunjungan tersebut diakhiri dengan dialog antara pimpinan MKD dan jajaran Polres Purwakarta. Agung berharap sinergi antar-lembaga negara dapat menciptakan ketenteraman masyarakat. “DPR harus memberi teladan, sementara kepolisian menjadi mitra dalam menjaga etika itu,” pungkasnya. []

Leave a Reply