KOMISI XI DPR-RI menerima kunjungan delegasi Parlemen Korea Selatan yang dipimpin oleh Anggota Majelis Nasional Republik Korea Selatan Min Byoung-Dug pada Rabu (14/1/2025) di Ruang Delegasi Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan Jakarta.
Pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap penguatan kerjasama kedua negara di bidang sektor jasa keuangan.
“Indonesia dan Korea Selatan memiliki fokus yang sama dalam pengaturan dan pengawasan dibidang teknologi keuangan, mata uang digital, hingga aset keuangan digital. Hal tersebut bertujuan untuk mengakomodasi dan mengantisipasi pesatnya disrupsi teknologi terhadap landskap sektor jasa keuangan. Maka dari itu, kami merasa bahwa kesempatan ini amat berharga sebagai tempat untuk bertukar pikiran dan juga berdiskusi,” ungkap Puteri melalui rilis yang diterima Parlementaria, Senin (19/1/2026).
Lebih lanjut, Puteri juga mendukung inisiasi bank sentral kedua negara untuk mengembangkan sistem pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross Border. Menurutnya, sistem pembayaran terintegrasi dapat meningkatkan kemudahan transaksi bagi wisatawan kedua negara.
“Kalau kita lihat, saat ini Korea Selatan merupakan salah satu destinasi favorit bagi wisatawan Indonesia dengan jumlah kunjungan mencapai 301 ribu orang sampai dengan Oktober 2025. Sementara, jumlah wisatawan asal Korea Selatan ke Indonesia sudah lebih dari 400 ribu pada 2024. Oleh sebab itu, kita perlu mendukung pengembangan QRIS Cross border untuk menjembatani transaksi antara Indonesia dan Korea Selatan,” ujar Puteri.
Menutup keterangannya, Puteri berharap Korea Selatan dapat mendukung Indonesia dalam pengembangan perusahaan rintisan (startup) berbasis digital.
“Kami melihat Korea Selatan memiliki ekosistem startup yang sudah komprehensif. Mulai dukungan dari aspek regulasi hingga pendanaan melalui Startup Korea Fund. Karenanya, kami merasa untuk belajar dari pengalaman tersebut. Terlebih, Indonesia juga memiliki potensi yang luar biasa, dimana saat ini ada lebih dari 3.100 startup aktif, dan menempati peringkat ke–6 jumlah startup terbanyak di dunia,” tutup Puteri.
Sebagai informasi, pertemuan ini juga dipimpin Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI Mohamad Hekal. Selain itu, turut hadir beberapa Anggota Komisi XI DPR RI diantaranya Harris Turino, Galih Dimuntur Kartasasmita, Wihadi Wijanto, Anna Mu’awanah, Tommy Kurniawan, Fathi, Habib Idrus Salim Aljufri, Thoriq Majiddanor dan I. Dewa Gde Agung Widiarsana. {}











