Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Belum Ada Pengajuan Perpanjangan Ekspor Tembaga dari Freeport

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku jika hingga saat ini kementeriannya belum menerima pengajuan perpanjangan izin ekspor konsentrat tembaga dari PT Freeport Indonesia (PTFI). Padahal izin ekspor PTFI hanya berlaku hingga 16 September mendatang.

Bahlil menilai kondisi kahar yang dialami PTFI sudah selesai karena hingga saat ini belum ada surat pengajuan perpanjangan ekspor dari Freeport.

“Sampai dengan hari ini tidak ada pengajuan dan kalau tidak ada pengajuan saya anggap semuanya sudah baik,” ujar Bahlil kepada awak media di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (29/8/2025).

Berdarkan informasi yang dia peroleh, Bahlil menyebut hingga saat ini kapasitas produksi smelter milik PT Freeport yang berlokasi di Gresik ini telah mencapai 70 hingga 80 persen dari kapasitas seharusnya. “Sudah 70-80 persen sudah maksimal,” sambung dia, dikutip dari VOI.

Sementara itu, sebelumnya Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengungkapkan pihaknya masih menunggu evaluasi dari pemerintah terkait kelanjutan izin ekspor konsentrat tembaga. Asal tahu saja, pemerintah hanya memberikan izin ekspor hingga 16 September 2025.

Pemberian izin ekspor ini menyusul kebakaran smelter yang terjadi beberapa waktu lalu dan smelter yang belum beroperasi dengan kapasitas penuh.

“Kan akan dievaluasi oleh pemerintah, jadi sesuai dengan Kepmen-nya memang akan dievaluasi pada saat mau berakhirnya. Itu yang kita tunggu hasil evaluasi dari pemerintah lah,” ujar Tony, Rabu (27/8/2025). []

Leave a Reply