Dewi Asmara: Lapas Tak Hanya Hukum, Tapi Bangun Harapan Warga Binaan

KOMISI XIII DPR RI mencatat sejumlah perkembangan dalam pembinaan di lembaga pemasyarakatan dan badan pemasyarakatan (Lapas), terutama dalam upaya pemulihan warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menunjukkan kemajuan positif.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara di Tangerang, Senin (27/4/2026), menuturkan berbagai program pembinaan telah mulai memperlihatkan hasil, salah satunya yang menjadi perhatian adalah penguatan ketahanan di dalam lapas yang kini mulai diterapkan secara lebih merata.

Selain itu, pembinaan terhadap warga binaan juga dilakukan melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan keterampilan, di antaranya bekerja sama dengan pihak eksternal seperti perusahaan dan instansi terkait.

Tidak hanya itu, kata Dewi, kegiatan lain seperti budidaya perikanan, peternakan udang, serta ternak ayam juga telah berjalan. Hasil dari kegiatan tersebut bahkan sudah dapat diproduksi dan dimanfaatkan melalui koperasi yang ada di lingkungan pemasyarakatan.

Maka itu DPR menaruh harapan besar terhadap implementasi undang-undang baru yang menekankan pendekatan keadilan restoratif, khususnya peran Balai Pemasyarakatan (Bapas) semakin kuat dan lebih dekat dengan masyarakat.

“Ke depan, fungsi dan peran Bapas diharapkan akan semakin meningkat dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam sistem pemasyarakatan,” kata Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara usai acara Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62 di Kampus Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Tangerang, Senin.

Saat ini, kata dia, kerja sama lintas sektor juga terus diperkuat, termasuk dengan Kementerian Kesehatan, BPJS, serta berbagai pihak lainnya untuk meningkatkan kualitas layanan pembinaan secara lebih humanis, sehingga warga binaan nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan peluang kerja.

Komisi XIII DPR RI mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pemasyarakatan di Indonesia yang telah menunjukkan kemajuan signifikan.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menambahkan seiring waktu proses di pemasyarakatan tak hanya fokus pada urusan hukum, tetapi juga pembinaan agar warga binaan memiliki harapan hidup lagi usai menjalani proses hukuman.

Oleh karena itu, menurut dia. beragam program pun dijalankan yang sifatnya produktif dan mendukung kesejahteraan masyarakat misalnya ketahanan pangan dan kerajinan yang memiliki dampak luas dan positif.

“Kita jalankan program ini untuk membangun jati diri manusia dan menghadirkan keadilan restoratif bagi masyarakat. Harapannya pembinaan yang diberikan nantinya bisa bermanfaat luas setelah bebas,” ujar Agus Andrianto, dikutip dari Antaranews. []

Leave a Reply